Minim Edukasi Reproduksi, Putra Bangsa dan RSIA Pasutri Siapkan Langkah Nyata
Bogor, releasindo.com – Gerakan Putra Bangsa mulai mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi di kalangan masyarakat. Langkah ini ditandai dengan kunjungan jajaran pengurus ke RSIA Pasutri, Kota Bogor, Senin (13/4/2026).
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh pemilik RSIA Pasutri, dr. Achmad Mediana, Sp.OG. Pertemuan membahas peluang kolaborasi dalam memperluas edukasi kesehatan, khususnya terkait kesehatan reproduksi dan kesiapan generasi muda. Dr. Achmad menegaskan, kesehatan reproduksi masih menjadi isu yang kerap diabaikan masyarakat, padahal berperan penting dalam membentuk generasi unggul.
“Persiapan generasi unggul tidak cukup hanya dari sisi gizi. Kesehatan reproduksi juga menjadi faktor utama, namun masih sering dianggap tidak penting oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya edukasi sejak dini, baik kepada remaja maupun orang tua, guna mencegah berbagai persoalan kesehatan dan sosial di masa depan.
Sekretaris Jenderal Gerakan Putra Bangsa, Moch. Hafidz, menilai edukasi kesehatan reproduksi dan seksual menjadi kebutuhan mendesak bagi generasi muda di tengah meningkatnya tantangan sosial.
“Generasi muda harus dibekali pemahaman yang benar agar tidak terjerumus pada perilaku berisiko,” kata Hafidz.
Dari pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat menjajaki kerja sama strategis dalam bentuk program edukasi kesehatan kepada masyarakat. Gerakan Putra Bangsa akan menggerakkan jaringannya di tingkat kota dan kabupaten, dengan dukungan tenaga medis dari RSIA Pasutri.
Wakil Ketua Umum Gerakan Putra Bangsa, Ahmad Dinul Kholis, menyatakan kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada sektor kesehatan.
“Kami membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, termasuk di bidang ekonomi, demi memperkuat pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan reproduksi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
(Pb01)



Tinggalkan Balasan