Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Muhammadiyah Gantiwarno Gelar Pengajian Halal Bi Halal dan Ideopolitor
GANTIWARNO, KLATEN (03/04/2026) – Keluarga Besar Muhammadiyah Gantiwarno menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Pengajian Halal Bi Halal dan Ideopolitor” yang berlangsung khidmat di gedung pertemuan Desa Mlese, Gantiwarno, Klaten. Acara ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gantiwarno, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten, Ketua Pimpinan Wilayah Jawa Tengah (PWM) serta berbagai unsur organisasi otonom seperti PCA, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Tapak Suci, Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan Hizbul Wathan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi pasca-Idul Fitri sekaligus melakukan konsolidasi ideologi, politik, dan organisasi (Ideopolitor) guna menyelaraskan langkah perjuangan dakwah di tingkat akar rumput.
Sinergi Antar Elemen Muhammadiyah
Dalam foto yang diambil di lokasi kegiatan, terlihat kebersamaan yang erat antara berbagai unsur pendukung Muhammadiyah. Kehadiran para tokoh dan anggota menggunakan seragam kebanggaan masing-masing menunjukkan soliditas organisasi, di antaranya:
-
Kokam (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah): Tampak sigap dengan seragam loreng khasnya.
-
Tapak Suci Putera Muhammadiyah: Hadir dengan seragam merah yang melambangkan keberanian dan bela diri islami.
-
Pimpinan Cabang & Ranting: Mengenakan batik Muhammadiyah serta seragam resmi organisasi lainnya.
-
Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah: Perwakilan kader perempuan yang turut menyemarakkan suasana kekeluargaan.
-
Hizbul Wathan (HW): Kader-kader pandu penggerak ini turut hadir memperkuat barisan dengan semangat kepanduan yang disiplin.
-
Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM): Sebagai garda depan kader muda, perwakilan IPM tampak antusias menyimak materi ideopolitor guna regenerasi kepemimpinan di masa depan.
- Pemuda Muhammadiyah (PM) : Mengenakan Jas kebanggaan pemuda Muhammadiyah.
Sambutan Ketua PCM Gantiwarno
Dalam sambutannya, Ketua PCM Gantiwarno, Ustadz H. Sugito, S.Pd.I menyampaikan rasa syukur atas kompaknya seluruh elemen Muhammadiyah di Gantiwarno.
“Kegiatan Halal Bi Halal ini bukan sekadar rutinitas tahunan untuk saling memaafkan, tetapi momentum bagi kita untuk merapatkan barisan. Dengan semangat Ideopolitor, kita ingin memastikan bahwa seluruh kader Muhammadiyah di Gantiwarno memiliki pemahaman yang solid mengenai arah gerak organisasi. Mari kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat melalui amal usaha yang kita miliki.”
Sambutan Ketua PDM Klaten
Hadir memberikan arahan, Ketua PDM Klaten Ustadz H. Iskak Sulistiya, S.Pd. menekankan pentingnya keteguhan ideologi di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PCM Gantiwarno. Ideopolitor adalah instrumen penting agar setiap warga Muhammadiyah tidak kehilangan arah. Kita harus terus bergerak secara kolektif kolegial. PDM Klaten berharap, melalui penguatan ideologi hari ini, kader-kader di Gantiwarno semakin militan dalam mensyiarkan Islam berkemajuan dan menjaga persatuan bangsa.”
Intisari Tausiyah: Dr. K.H. Tafsir, M.Ag.
Dalam tausiyahnya, Kyai Tafsir menekankan beberapa poin krusial terkait eksistensi kader Muhammadiyah di era modern:
Makna Halal Bi Halal sebagai Modal Sosial: Beliau menyampaikan bahwa Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan cara Muhammadiyah merajut kembali simpul-simpul sosial yang mungkin sempat renggang. Kemaafan adalah fondasi utama agar gerak organisasi menjadi ringan dan tidak terhambat oleh konflik internal.
Pentingnya Penguatan Ideopolitor: Kyai Tafsir mengingatkan bahwa setiap kader harus memiliki pemahaman ideologi yang matang. “Muhammadiyah bukan sekadar organisasi massa, tapi gerakan pemikiran. Kader harus paham ke mana arah perjuangan organisasi, peka terhadap situasi politik nasional tanpa harus terjebak dalam politik praktis yang memecah belah,” tuturnya.
Islam yang Berkemajuan dan Menggembirakan: Selaras dengan prinsip Muhammadiyah, beliau mengajak jamaah untuk menampilkan wajah Islam yang ramah, moderat, dan solutif bagi persoalan umat. Beragama haruslah membawa kegembiraan dan kemanfaatan bagi lingkungan sekitar (Rahmatan lil ‘Alamin).
Sinergi Antar-Lembaga: Kehadiran berbagai ortom (Organisasi Otonom) dalam acara tersebut dipuji oleh Kyai Tafsir. Beliau menekankan bahwa kekuatan Muhammadiyah terletak pada kemampuannya mengelola keragaman potensi—baik itu melalui jalur pendidikan, sosial, maupun bela negara melalui Kokam.
Detail Kegiatan
-
Tema: Halal Bi Halal dan Ideopolitor Keluarga Besar Muhammadiyah Gantiwarno.
-
Peserta: Pengurus PCM, PCA, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Kokam, Tapak Suci, dan warga Muhammadiyah sekitar.
-
Suasana: Acara ditutup dengan foto bersama yang menunjukkan keberagaman seragam dari berbagai unsur (Kokam, Tapak Suci, dan batik Muhammadiyah), melambangkan kesatuan dalam perbedaan tugas.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan sinergi antara pimpinan wilayah, daerah, cabang, hingga ranting dapat terjalin lebih kuat demi kemaslahatan umat di wilayah Klaten, khususnya Gantiwarno.



Tinggalkan Balasan