Pererat Silaturahmi, PCM Gedangsari Gelar Pengajian Umum Syawalan Warga Muhammadiyah & ‘Aisyiyah
GEDANGSARI – Momentum bulan Syawal 1447 H dimanfaatkan oleh keluarga besar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gedangsari untuk memperkuat ukhuwah melalui acara “Pengajian Umum Syawalan Warga Muhammadiyah & ‘Aisyiyah”. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pengurus, tokoh masyarakat, serta ortom Muhammadiyah setempat pada Sabtu, 11 April 2026.
Acara yang dipusatkan di balai kalurahan Sampang, Gedangsari ini menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus sarana peningkatan spiritualitas pasca-Ramadhan. Dalam suasana penuh keakraban, para peserta yang hadir tampak mengenakan seragam batik khas Muhammadiyah dan seragam doreng KOKAM, menunjukkan kesolidan gerakan dakwah di wilayah tersebut.
Sambutan Ketua PCM Gedangsari atau yang mewakili
Pada Acara Pengajian Umum & Syawalan 1447 H
“Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Alhamdulillahirabbil’alamin, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas izin-Nya kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat pada acara Pengajian Umum dan Syawalan Warga Muhammadiyah Gedangsari hari ini.
Pertama-tama, atas nama Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gedangsari, saya mengucapkan ‘Taqabbalallahu minna wa minkum’, selamat Idul Fitri 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan kami dalam memimpin organisasi selama ini.
Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian,
Foto bersama yang kita lakukan hari ini adalah simbol bahwa Muhammadiyah di Gedangsari tetap tegak berdiri dan kompak. Ada ayahanda dari jajaran PCM, ibunda dari Aisyiyah, serta pemuda tangguh dari KOKAM.
Foto bersama yang kita lakukan hari ini adalah simbol bahwa Muhammadiyah di Gedangsari tetap tegak berdiri dan kompak. Ada ayahanda dari jajaran PCM, ibunda dari Aisyiyah, serta pemuda tangguh dari KOKAM.
Rekan-rekan KOKAM yang dengan sigap mengawal acara ini, membuktikan bahwa Muhammadiyah Gedangsari adalah satu tubuh yang solid. KOKAM bukan hanya penjaga fisik acara, tetapi simbol ketangguhan mental dan moral kader muda kita.
Keragaman ini adalah kekuatan kita. Syawalan ini harus menjadi titik tolak bagi kita untuk kembali merapatkan barisan, memajukan sekolah-sekolah kita, serta menghidupkan masjid dan ranting-ranting kita.
Mari kita jadikan spirit Ramadhan yang baru saja berlalu sebagai modal untuk terus ber-fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan). Semoga langkah kaki kita semua dicatat sebagai amal jariyah yang tak terputus.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.”
Pengajian ini menghadirkan penceramah Ustadz Fajrul Islamy, S.TP yang mengulas pentingnya menjaga konsistensi ibadah dan peran aktif warga Muhammadiyah dalam memajukan kesejahteraan umat di wilayah Gedangsari. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama yang menampilkan wajah-wajah penuh optimisme untuk melanjutkan program-program kerja Muhammadiyah ke depan.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup



Tinggalkan Balasan