Reorganisasi BUMDes Jogoprayan: Manajemen Baru Siap Akselerasi Sentra Petelur dengan Modal Rp160 Juta
KLATEN, Gantiwarno releasindo.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jogoprayan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten, resmi melakukan perombakan struktur manajemen. Langkah strategis ini diambil guna mempercepat realisasi program ketahanan pangan desa melalui sektor peternakan ayam petelur.
Dalam struktur kepengurusan yang baru, BUMDes Jogoprayan kini dinahkodai oleh Ferlo selaku Direktur Utama. Guna memperkuat lini operasional, ia didampingi oleh Niken dan Anjar yang akan fokus pada manajemen harian dan pengembangan bisnis.
Perombakan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan upaya serius desa untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Hal ini dibuktikan dengan pembentukan Dewan Pengawas yang diisi oleh tokoh masyarakat berpengaruh, yakni Eko, Angking, dan Lastri.
Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan fungsi check and balance serta menjamin transparansi pengelolaan aset desa.
Fokus pada Ketahanan PanganMengemban amanah baru, Ferlo menegaskan bahwa BUMDes Jogoprayan akan langsung “tancap gas” menggarap potensi peternakan.
Pihaknya optimis, dukungan permodalan dari negara sebesar Rp160 juta dapat menjadi stimulus ekonomi yang signifikan jika dikelola dengan profesional.”Kami menerima amanah modal negara sebesar Rp160 juta.
Ini bukan angka yang kecil. Tantangan utama bagi kami pengurus baru adalah mengonversi modal tersebut menjadi aset produktif yang berkelanjutan,” ujar Ferlo saat ditemui di Jogoprayan, 25/11/2025
Ferlo menambahkan, pemilihan sektor ayam petelur didasari oleh kebutuhan pasar yang stabil dan visi desa untuk mandiri dalam ketersediaan protein hewani.
“Target kami tidak hanya profitabilitas semata, tetapi juga impact sosial. Kami ingin usaha ini menyerap tenaga kerja lokal dan memastikan perputaran ekonomi tetap terjaga di lingkup Desa Jogoprayan,” tegasnya.
Dengan kolaborasi antara eksekusi lincah tim manajemen baru dan supervisi ketat dari Dewan Pengawas, BUMDes Jogoprayan menargetkan diri menjadi sentra penghasil telur unggulan di wilayah Kecamatan Gantiwarno dalam waktu dekat.
(releasindo/Winarno)



Tinggalkan Balasan