”Zarkasi To Jogja”: Santri Pondok Pesantren Al Hadi Demak Gelar Rihlah Ilmiah ke Yogyakarta
DEMAK, releasindo.com – Ratusan santri dari Pondok Pesantren Al Hadi Giri Kusuma Mranggen, Demak, hari ini, Sabtu (13/12/2025), memulai program tahunan Rihlah Ilmiah (studi wisata/perjalanan ilmiah) bertajuk “Zarkasi To Jogja”. Kegiatan yang bertujuan untuk memperluas wawasan keilmuan, sejarah, dan kebudayaan para santri ini mengambil lokasi di kota budaya dan pendidikan, Yogyakarta.
Program “Zarkasi To Jogja” merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Al Hadi sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan.
Hal ini sejalan dengan upaya pondok untuk tidak hanya fokus pada ilmu-ilmu agama, tetapi juga menanamkan pemahaman komprehensif tentang sejarah Islam, kebudayaan nusantara, serta perkembangan ilmu pengetahuan kontemporer.
Jejak Sejarah dan Kebudayaan di Kota Pelajar
Yogyakarta dipilih sebagai destinasi utama karena kekayaan nilai historis dan budayanya, yang sangat relevan dengan materi pembelajaran di pesantren. Dalam gambar yang beredar, terlihat ikon-ikon khas Yogyakarta seperti Jalan Malioboro dan pemandangan Gunung Merapi, mengindikasikan bahwa para santri akan menjelajahi berbagai situs penting.
”Tujuan utama dari Rihlah Ilmiah ini adalah agar para santri dapat belajar langsung dari sumbernya, melihat jejak-jejak sejarah peradaban, dan menguatkan rasa cinta tanah air,” ujar Kang FISQI AINUNNAJIB dalam keterangan tertulisnya.
Selain mengunjungi situs-situs bersejarah dan ikon budaya, program ini juga diisi dengan kunjungan ke lembaga-lembaga pendidikan tinggi atau majelis ilmu di Yogyakarta, yang diharapkan dapat memotivasi santri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi setelah menyelesaikan studi di pesantren.
Penerapan Nilai-nilai Pesantren
Kegiatan “Zarkasi To Jogja” ini juga menjadi ajang bagi para santri untuk mempraktikkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, dan etika Islami yang telah diajarkan di pondok. Seluruh kegiatan dilakukan dengan tertib dan memegang teguh adab sebagai seorang pelajar muslim.
Diharapkan, setelah mengikuti perjalanan ini, para santri Pondok Pesantren Al Hadi Giri Kusuma dapat kembali ke pondok dengan semangat baru, wawasan yang lebih luas, serta pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran mereka sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang berbudaya dan beragama.
Releasindo.com winarno melaporkan bahwa perjalanan ini berlangsung satu hari penuh, dengan mobilisasi santri menggunakan armada bus yang diawasi langsung oleh dewan guru dan pengasuh pondok.
Link video:
https://www.facebook.com/share/r/1APoaGTshK/
(Releasindo.com/Winarno)




Tinggalkan Balasan