Mencekam! Polsek Muara Batang Gadis Rata dengan Tanah Usai Diamuk Massa, Polda Sumut: “Tersangka Kabur, Bukan Dilepas!”
MANDAILING NATAL releasindo.com – Suasana di Mandailing Natal mendadak mencekam pada Sabtu (20/12). Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Batang Gadis berubah menjadi lautan api setelah ratusan warga yang tersulut emosi melakukan aksi pembakaran secara membabi buta. Tak hanya bangunan, satu unit mobil patroli polisi turut digulingkan dan dibakar hingga hangus menjadi kerangka besi.
Kronologi Amuk Massa: Dipicu Isu “Main Mata”
Kemarahan warga memuncak akibat beredarnya kabar miring terkait penanganan kasus narkoba. Seorang pria bernama Romadon, yang sebelumnya ditangkap dan diserahkan warga karena diduga sebagai bandar narkoba, diisukan telah dibebaskan oleh pihak kepolisian.
Isu “lepasnya” sang bandar menyebar cepat bak api di padang rumput, memicu kesalahpahaman massal di Desa Singkuang I dan Singkuang II. Warga yang merasa kerja keras mereka menangkap pelaku dikhianati, langsung mendatangi Mapolsek dan melakukan tindakan anarkis.
Klarifikasi Polda Sumut: “Tersangka Melarikan Diri”
Menanggapi situasi yang memanas, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, memberikan klarifikasi tegas. Ia membantah keras tuduhan bahwa polisi sengaja melepas tersangka.
“Yang bersangkutan (Romadon) bukan dilepaskan, melainkan kabur dari ruang tahanan sebelum pemeriksaan tuntas. Saat ini tim sedang bekerja keras di lapangan untuk melakukan pengejaran,” tegas Ferry.
Dampak dan Evaluasi Internal
Meski gedung dan kendaraan dinas hancur total, pihak kepolisian mengonfirmasi:
- Korban Jiwa: Nihil.
- Tindakan Hukum: Polda Sumut melakukan pemeriksaan internal terhadap personel Polsek Muara Batang Gadis atas dugaan kelalaian yang menyebabkan tahanan kabur.
- Himbauan: Kapolres Mandailing Natal, AKBP Arie Paloh, meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tervalidasi.
Kini, puing-puing bangunan Polsek yang menghitam menjadi saksi bisu betapa rapuhnya kepercayaan publik jika diterpa isu miring. Polisi berjanji akan mengevaluasi total sistem pengamanan tahanan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Winarno/releasindo.com



Tinggalkan Balasan