Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

RELEASE INDONESIA

Mengabarkan Dengan Tepat dan Berimbang

RD 75: Tak Satupun Kapolres Berhasil Zero-kan Obat Terlarang di Polda Metro Jaya, Jawa Barat, dan Jawa Tengah — Hanya Pepesan Kosong

Kabupaten Bekasi, releaseindo.com – Ketua Umum Mapan Indonesia PSF Parulian Hutahaean melontarkan sindirian keras terhadap pihak Kepolisian terkait gagalnya Kapolres dalam men zero kan peredaran obat terlarang tipe G yang menjadi program prioritas dari Kapolda Jabar, Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jateng dalam memberantas obat terlarang tipe G.

Parulian Hutahaean biasa di sapa RD 75 ditemui awak media dikantornya, pada Jumat 1 Mei 2026, menjelaskan bahwa slogan Zero kan peredaran obat terlarang tipe G yang diungkapkan Para Petinggi Polri khususnya diwilayah hukum Polda Jabar, Metro Jaya dan Jateng hanya pepesan kosong.
“Saya rasa slogan Zero kan peredaran obat terlarang tipe G hanya pepesan kosong, khususnya diwilayah Polda Jabar, Polda Metro Jaya dan Polda Jateng, karena informasi kami dapat dilapangan masih banyak yang jual obat tersebut.” ungkap RD 75

RD 75 juga menjelaskan bahwa Kapolda Jabar, Metro Jaya dan Jateng harus mengevaluasi kinerja Kapolresnya dibawah, kalo perlu ada Kapolres yang tidak sanggup men Zero kan ya copot aja dari Jabatannya.
“Ya Kapolda sebagai Pimpinan harus tegas dong terhadap bawahannya, apabila ada Kapolres yang tidak sanggup mengimplementasikan perintah Pimpinan dilapangan ya copot aja Kapolresnya, masih banyak polisi polisi yang merah putih terhadap Pimpinan.” jelasnya

Lebih lanjut, Ia menambahkan khususnya wilayah hukum Jabar, Metro Jaya dan Jateng masif sekali peredarannya seolah olah tak tersentuh hukum.

Lebih jauh, RD 75 juga meminta ke BPOM untuk tidak diam aja seperti tidak ada masalah mengenai perederan obat terlarang.
“Seharusnya BPOM juga aktif lah dalam memberantas obat terlarang ini, bukan sekedar penindakan dari pihak aparat penegak hukum, BPOM bisa kok bekerjasama dan kolaborasi kepada pihak penegak hukum, apabila mau turun razia.” kata RD75

“Saya minta kapolda Jabar, Metro Jaya dan Jateng untuk copot Kapolres yang tidak mampu menZero kan peredaran obat terlarang tipe G diwilayah hukum masing masing, karena ini demi nasib penerus bangsa apabila peredaran obat dibiarkan begitu saja, Negara harus hadir dan tegas.” Pungkas RD 75

Redaksi membuka ruang klarifikasi kepada pihak pihak terkait, untuk pemberitaan yang berimbang sesuai perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.

Editor : Boy Hutasoit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup